Traveling (Jalan-Jalan) Hemat ke Malaysia

Advertisemen 300x250

Malaysia, cara hemat jalan-jalan ke luar negeri.

Bagi teman-teman yang ingin punya pengalaman pertama pergi ke luar negeri dengan biaya hemat dan gak mengecewakan, Malaysia adalah jawabannya. Apalagi bahasanya yang Melayu, masih boleh lah untuk awalan menjadi international traveller.

Kalau beberapa negara kita harus apply visa dulu sebelum berangkat, tapi untuk wilayah Asia Tenggara, termasuk Malaysia, teman-teman cukup siapkan paspor sama tiket pesawat saja. Untuk visa nanti dikasih di imigrasi bandara Malaysia dengan durasi 30 hari gratis. Lumayan kan?

Bulan Desember tahun 2013 saya dan istri gunakan untuk melancong di Malaysia. Kebetulan ada kakak istri saya di sana, jadi silaturahim ke tempat keluarga kakak bonus jalan-jalan yang mengasyikkan. Di Malaysia mulai tanggal 6 Desember sampai dengan 14 Desember 2013.

Kami mencoba beberapa tips dari kakak bagaimana bisa melancong dengan hemat di Malaysia. Bagaimana tips dan cerita jalan-jalan kami? Akan kami ceritakan per BAB, hee... (jadi kayak bikin laporan aje...). Untuk pembahasan oleh-oleh / souvenir saya  masukkan ke dalam BAB Wisata.

Kata Pengantar
Terima kasih untuk Mas Rosyid dan Mba Mudah yang sudah mengajak kami jalan-jalan selama di Malaysia. Makasih juga untuk Diya dan Azka yang menemani dan meramaikan perjalanan kami.


BAB 1 . Transportasi

a. Transportasi Pulang Pergi Malaysia
Kami berangkat melalui Bandara Adi Sucipto Yogyakarta pada hari Jumat sore, 6 Desember 2013 pukul 17.30 menggunakan pesawat Air Asia. Tiket 2 orang ke Malaysia kami seharga Rp 450.000. Kami memesannya 2 bulan sebelumnya.

Begitu pula tiket pulang ke Indonesia kami pesan 2 bulan sebelumnya untuk berdua seharga Rp 750.000, Sehingga total 2 tiket Pulang Pergi (PP) seharga Rp 1,2 juta. Cukup murah untuk ukuran jalan-jalan ke luar negeri.

TIPS : 
Pesan tiket jauh-jauh hari dan cek web maskapai penerbangan Air Asia, karena tanggal-tanggal tertentu ada promo dan harganya pun sangat murah.

b. Transportasi dari Bandara ke tempat Wisata
Banyak pilihan transportasi ke tempat-tempat wisata, saya sarankan menggunakan bis bila ingin hemat namun kadang perjalanan menjadi lebih lama. Atau kalau ada uang lebih bisa menggunakan taksi, perjalanan lebih hemat waktu dan sampai tujuan.

Perbandingannya sih seperti ini kalau pakai bis dari Bandara mungkin 6 RM/orang, namun kalo pakai taksi bisa sampai 50 RM/perjalanan (maksimal 4 orang). Untuk transportasi ojek dan becak di sini belum saya temui, apalagi delman... hee.

Kalau sampai Malaysia masih pagi/siang dan pengin langsung jalan-jalan, minta antar saja ke KL Center (pusat kereta), namun kalau udah malam ya cari hotel atau penginapan saja untuk istirahat buat besoknya.  

Hotel di Malaysia yang standard sekitar 68 RM/ malam atau sekitar Rp. 250.000,- Minta antar saja ke sopir taksi ke hotel yang dekat dengan KL Center, banyak kok. Atau kalau ingin lebih murah bisa minta antarkan ke motel saja.

Terus kalau untuk transportasi ke tempat-tempat wisata mendingan pakai kereta api, murah dan cepat. Misalnya yang saya lakukan, ke Twin Tower, Pasar Seni, dan Batu Caves, semuanya pakai kereta api. Istilah di Malaysia ada perbedaan dengan di Indonesia, kalau Kereta di sana maksudnya adalah Mobil, kalo Tren maksudnya adalah Kereta Api.

Berapa harga tiket kereta di Malaysia? Mulai dari 1 RM sampai dengan 3 RM per 1 kali jalan. Nanti kita beli tiketnya terkadang di mesin tiket, tapi terkadang pula di loket. Tergantung kondisi mesin tiketnya baik atau rusak.
mesin tiket

Jenis-jenis kereta di Malaysia yang sudah kami coba ada 3 macam,
a. LRT
Kereta ini seperti kereta Pramek Jogja Solo. Harga tiketnya kisaran 1 RM – 2 RM. Kereta ini saya coba ketika berangkat dari KL Sentral ke  Pasar Seni dan KLCC Twin Tower

b. KTM
Kereta ini tidak ada kepala lokomotifnya dan lebih eklusif. Menurut saya kereta ini yang paling nyaman di Malaysia. Selain lebih nyaman adapula gerbong  khusus untuk wanita. Kalau ingin lihat rute dan sekarang sedang di station mana kita bisa lihat di atas pintu gerbong.

Ada rute dengan lampu merah dan hijau yang disertai nama station. Warna merah menandakan kereta telah melewatinya, sedangkan warna hijau menandakan kereta akan melaluinya. Kisaran harga tiketnya di atas 2RM. Saya gunakan kereta ini ketika mau ke KL Sentral.
suasana di KTM


Petunjuk Posisi Tren (kereta api)

c. MONOREL
Kereta ini menggunakan 1 rel dan ketika berjalan rasanya seperti sedang naik gondola yang berjalan cepat. Satu kereta terdiri atas 2 gerbong saja. Rasanya sih kurang nyaman karena berdesak-desakan. Kisaran harga tiketnya 3RM.

Beberapa informasi berikut ini perlu diperhatikan apabila teman-teman naik kereta di Malaysia. Ada larangan dan aturan yang berbeda dengan Indonesia, dan sanksinya pun lebih tegas.
  1. Dilarang makan, minum, atau berbuat tidak sopan
  2. Dilarang membawa hewan peliharaan.
  3. Ketika beli tiket pastikan tujuannya benar, karena bila salah tiket kita dikenai DENDA 30 RM. Kesalahan terkait tiket lainnya adalah membawa tiket kadaluarsa, tiket salah jadwal, dan  tiket hilang, 
  4. Jaga tiket hingga keluar station, karena ketika mau keluar station pun wajib menyerahkan tiket. (ada pula tiket yang berbentuk koin biru jadi tetap dijaga pula hingga keluar station).
  5. Ketika di station dilarang menyeberang lewat rel, melainkan wajib menggunakan jembatan penyeberangan.
banner peringatan terkait tiket kereta api (tren)

TIPS :
  • Sediakan uang recehan, mulai dari 1 RM hingga uang sen untuk pembelian tiket, karena kadang tiketnya pecahan (misalnya 1,20 RM). 
  • Pastikan pula ketika membeli di mesin tiket uang yang dibawa sesuai dengan contoh di mesinnya. (ada contoh uang yang diperbolehkan dan uang yang tidak diperbolehkan)
  • Kalau membawa anak kecil biasanya tidak dihitung, tapi coba tanya petugas agar lebih pasti. 
  • Kalau membawa anak juga mendapat prioritas mendapat tempat duduk dari penumpang lainnya, hee... beruntung lah yang punya anak kecil.
  • Ada fasilitas lift di station biasa dan eskalator di station besar, gunakanlah agar menghemat tenaga ketika menyeberang ataupun menuju tempat menunggu kereta.

BAB 2. Makanan

Soal makanan di Malaysia banyak pilihannya, mulai dari masakan Indonesia hingga masakan Arab pun ada. Saya selama di Malaysia mencoba Nasi Lemak, Nasi Arab, Canai, Ayam Seksi, dan Tomyam. Kisaran harga makanan sederhana di sini rata-rata mulai dari 3 RM – 20 RM. 

Kalau ingin masakan-masakan Indonesia, kita bisa ke Chow Kit dekat daerah Putra. Di sana ada warung yang menyediakan masakan khas Indonesia, mulai dari bakso, soto, hingga es teler. Di sana (Putra) juga ada Sekolah Indonesia yang kurikulumnya sama dengan di Indonesia.

TIPS:
  • Harga sebanding kok dengan isi makanannya, jadi gak usah takut kemahalan. Hee..
  • Kalo pergi kemana-mana bawa air mineral sendiri dan bawa bekal sendiri (bisa beli dulu di warung/toko/supermarket). Beli makanan dan minuman di tempat wisata lumayan mahal.
BAB 3. WISATA

Lokasi wisata yang kami kunjungi kali ini ada 5, yaitu
  1. Twin Tower
  2. Kampus Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM)
  3. Masjid Putra Jaya, Gedung Pemerintahan
  4. Pasar Seni
  5. Batu Caves
Keempat lokasi wisata tersebut kami masuki secara GRATIS (FREE). Transportasinya juga mudah. Suasananya nyaman dan terjaga kebersihannya.

1. Twin Tower (Menara Kembar)


Simbol Malaysia yang terkenal adalah menara kembar yang berada di KLCC. Cara menuju Twin Tower antara lain dengan naik kereta dari KL Sentral dan beli tiket jurusan KLCC. Nanti keluar dari station kita sudah berada di dalam Twin Tower. Cari jalan keluar dari Twin Tower dan nikmatilah pemandangan indahnya.

Pemandangan bagus di lokasi ini selain menara kembar itu sendiri juga ada taman yang hijau, taman bermain anak, dan kolam dengan air mancur menari.

2. Kampus Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM)


Kenapa ke UKM? Kebetulan kakak ipar saya kuliah S2 di sana jadi sekalian pengin lihat-lihat saja. Kampus ini bukan sembarang kampus, selain memiliki lingkungan luas dan nyaman, kampus ini juga memiliki lapangan golf, 1 stadion dan 3 lapangan sepakbola sendiri.  Transportasi ke sini  pakai bis atau taksi. 

Mau akses perpustakaan 24 jam dan wifi gratis tanpa password /kuota? Di sinilah tempatnya.

Baca juga Berkunjung ke Masjid Nabawi, Madinah

3. Masjid Putra Jaya dan Gedung Pemerintahan Malaysia


Lokasi Masjid Putra Jaya sangat strategis menjadi salah satu lokasi wisata yang harus dikunjungi. Di seberang Masjid Putra Jaya ada Gedung Pemerintahan Malaysia dan Masjid Putih. Namun, kali ini saya tidak ke Masjid Putih, hanya melihat dari kejauhan.  Masjid Putra Jaya di kelilingi oleh Danau yang sangat luas sehingga menambah kecantikan masjid ini. 

Adapun bentuk bangunan Gedung pemerintahan menyerupai masjid juga karena bentuk atasnya menyerupai kubah-kubah masjid. Ingin menikmati keindahan Masjid Putra Jaya dan sekitarnya sambil mencari inspirasi atau sekedar melepas kepenatan? Malam harilah momennya.
Transportasinya? Pakai bis atau taksi.

Baca juga Berkunjung ke Masjidil Haram, Mekkah

4. Pasar Seni


Inilah tempatnya mencari oleh-oleh buat saudara dan tetangga di rumah. Mulai dari pernak pernik hingga cendera mata khas Malaysia. Misalnya, ada hiasan dinding bergambar TwinTower, hiasan meja bergambar Malaysia, gantungan kunci, hingga kaos bertuliskan Malaysia.

Harga di sini lebih murah dibanding harga tempat lain. Misalnya untuk harga kaos Malaysia mulai dari harga 4RM (Rp 16.000). Hiasan dinding mulai harga 5 RM (Rp 19.000). Gantungan kunci 6 pcs seharga 5 RM. Transportasi ke sini pakai kereta dari KL Sentral beli untuk tujuan Station Pasar Seni

5. Batu Caves  

Suasana di pelataran Gua, patung Hanoman
Suasana di pelataran Gua
Apa sih maksudnya Batu Caves? Tempat ini adalah wisata Gua yang berada di bawah gunung. Gua di dalamnya bukan sekedar gua saja, namun sudah dibangun beberapa kuil untuk umat Hindu dan dihiasi ornamen-ornamen ala India.  Kalau kita lihat, orang di daerah Batu Caves adalah kebanyakan orang India. Pengin oleh-oleh khas India? Di sinilah tempatnya. 

suasana di dalam gua

Pemandangan menarik di sini adalah Gua itu sendiri, Patung Krhisna yang sangat besar dan berlapis warna emas, gerombolan monyet, kuil-kuil penyembahan umat Hindu, kumpulan merpati yang sangat banyak, dan kolam dengan ikan-ikan yang ukurannya cukup besar. Transportasi ke sini kita beli tiket di KL Sentral untuk tujuan Batu Caves.

OutSide Batu Caves


Inside Batu Caves



BAB 4 : PENUTUP [ TIPS  , SMALL BUT IMPORTANT ]
  1. Bawa KAMERA yang bagus, kalau ada DSLR sekalian. Karena sayang kalo momen bagus dan pemandangan indah yang ada di Malaysia tidak dapat tertangkap dengan jernih. Apalagi kalo ada partnernya lebih bagus, karena nanti ada yang motoin... hee
  2. Bawa selalu PASPOR kemanapun, karena razia bisa terjadi kapan saja. Jangan sampai paspor ketinggalan apalagi hilang kecuali mau repot berurusan dengan polisi Malaysia.
  3. Ketika di Malaysia segeralah beli SIM Card / kartu ponsel provider Malaysia agar ketika ada SMS dari Indonesia kita lebih hemat. SMS menggunakan provider Indonesia ketika di Malaysia kena tarif Rp 5.000, sedangkan menggunakan provider Malaysia kena tarif 12 sen/ SMS. Saat saya di sini menggunakan kartu Hotlink MAXIS dengan harga 9 RM (kurang lebih Rp 40rb , isi pulsa 5RM). Fasilitas : internet gratis tanpa kuota. Mintalah kepada penjual kartu untuk mengaktifkan kartu kita, nanti mereka akan meminjam paspor kita. Berdasarkan pengalaman kalo nomor Indonesia SMS ke nomor Malaysia kena tarif  Rp 650/SMS. Namun bila punya hape DUAL SIM CARD bisa disiasati dengan cara teman kita di Indonesia SMS ke nomor Indonesia kita, kemudian kita membalas SMS dengan nomor Malaysia. Saran saya sih gunakanlah WhatsApp saja untuk komunikasi dengan teman-teman di Indonesia.
  4. Bila memungkinkan ajaklah KAWAN yang sudah pernah ke Malaysia agar ada pemandu sehingga wisata lebih efektif dan efisien.  
  5. Bila ada uang lebih bisa menyewa TRAVEL GUIDE
Selamat berwisata teman-teman, niatkan juga mentadaburi ciptaan Tuhan YME, biar makin meningkatkan iman. Kasih tahu pengalaman kamu atau pertanyaan kamu di kolom komentar ya. Makasih. 
Advertisemen 336x280

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments